8:36 PM

Banyak Transaksi Mencurigakan di Pemda

VIVAnews - Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Yunus Husein, mengatakan ada temuan baru soal transaksi yang mencurigakan di pemerintah daerah. Namun, Yunus mengaku belum mengetahui adanya transaksi mencurigakan terkait dana otonomi khusus Papua.

"Tapi, kalau pemda banyak menyalahgunakan, jawabannya ya," kata Yunus, di Istana Negara, Jakarta, Selasa 25 Oktober 2011.

Meski demikian, Yunus tidak membantah di Papua juga terdapat transaksi yang mencurigakan. "Papua juga ada. Terus terang saja. Tapi, kita tidak tahu," imbuhnya.

Yunus menjelaskan, penyalahgunaan di daerah lebih banyak dilakukan dengan cara menyimpan dana pemerintah daerah di rekening pribadi. "Seharusnya kan tidak boleh," kata dia.

Meski demikian, Yunus tidak menyebut daerah mana saja yang paling banyak menyalahgunakan dana pemda tersebut, termasuk besarnya dana yang disalahgunakan. "Bisa menyesatkan itu kalau besaran. Kami tidak pernah hitung jumlah, tapi transaksi. Kalau jumlah berputar-putar," kata calon pimpinan KPK itu.

Yunus juga mengaku tidak tahu-menahu berapa banyak laporan PPATK yang sudah ditindaklanjuti penegak hukum. "Tanya penegak hukum. Kami kan kasih umpan saja," ucap Yunus.

Termasuk soal tindakan menyimpan dana tersebut di rekening pribadi, Yunus tidak berani menyebut hal itu kriminal atau bukan, sebab penyidiklah yang akan menentukan. (art)

• VIVAnews


0 Responses to “Banyak Transaksi Mencurigakan di Pemda”

Post a Comment