11:15 AM

Korban Pencabulan Briptu RG di Bawah Umur

VIVAnews – Markas Polsek Balai Bekuak, Ketapang, Kalimantan Barat, Senin lalu, 17 Oktober 2011, dibakar massa. Massa marah akibat ulah salah satu anggota polisi, Briptu Briptu RG menodai gadis-gadis di sejumlah desa. Briptu RG diduga melakukan adegan mesum dengan anak di bawah umur.

"Menurut info yang berkembang di lapangan memang benar ada korban di bawah umur, dengan wanita yang berbeda," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Mukson Munandar di Pontianak, Kamis 20 Oktober 2011.

Menurut Mukson, dugaan itulah yang semakin membuat massa beringas. Polisi akan terus menyelidiki kasus yang menjerat Briptu RG.

"Kami belum tahu juga berapa jumlah total (korban) semuanya. Saat ini pelaku (Briptu RG) sudah ditahan sel Polda Kalbar," kata dia.

Akibat perbuatan mesum itu, Mapolsek Balai Bekuak dibakar warga setempat. Warga sangat kesal terhadap perbuatan tidak senonoh itu.

Menurut pengakuan warga setempat, Welly, Briptu RG melakukan adegan mesum itu ke sejumlah anak di bawah umur di Balai Bekuak. Anak SMP salah satu korbannya.

Sejumlah gadis belia lainnya juga turut menjadi korban, termasuk anak-anak yang masih duduk di bangku SMP, SMA, hingga universitas. "Benar- benar tak habis pikir. Masak anggota polisi berbuat mesum seperti itu," ungkap Welly.

Hal senada diungkapkan Ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Barat, Yakobus Kumis. Dia sangat kecewa berat dengan perbuatan polisi cabul itu. Kejadian ini sangat memalukan.

"Polisi yang seharusnya mengayomi, melindungi masyarakat malah sebaliknya," geram Yakobus. Yakobus Kumis berharap permasalahan ini harus ditangani serius oleh Polda Kalbar. (Laporan : Aceng Mukaram, Pontianak) (adi)

• VIVAnews


0 Responses to “Korban Pencabulan Briptu RG di Bawah Umur”

Post a Comment