Pemilukada Serentak Jabar Hemat 40% Anggaran
VIVAnews - Pemilihan kepala daerah serentak di Jawa Barat yang melibatkan enam kabupaten/ kota akan menghemat sejumlah anggaran. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi Anton Rachman mencatat, setidaknya ada enam rincian yang akan dihemat.
“Yang dipermasalahkan dalam anggaran pemilukada bersama ini hanya 40 persen dari anggaran kebutuhan satu putaran saja," kata Anton. "Ini hanya menyangkut siapa yang akan membiayai enam item, seperti honorarium, lembur, atlet kelengkapan, distribusi logistik, perjalanan dinas dan distribusi logistik. Semua item itu bisa dibebankan ke pada pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya, Rabu 26 Oktober 2011.
Ia menambahkan, Pemda Kota tinggal bertemu Pemda Provinsi untuk persentasi mengenai enam item anggaran ini. Ada mekanisme hibah dalam pilkada nanti. Pertama hibah langsung untuk pilgub melalui KPU provinsi yang nantinya akan didistribusikan ke KPU kota kabupaten dan ada hibah langsung dari pemda provinsi ke pemda kota sukabumi untuk pelaksanaan pemilihan walikota. Kedua anggaran ini sama-sama dari APBD hanya distribusi yang berbeda. “Ini pernah terjadi dalam pilkada di Kabupaten Sumedang,” kata Anton.
Untuk pemilikan walikota Sukabumi 2013 KPU kota Sukabumi mengajukan dana Rp19 miliar. Dari total dana ini, Rp12 miliar di antaranya untuk putaran pertama saja. Bila dikurangi dana dari enam komponen yang dipermasalahkan, diperkirakan bisa dihemat Rp4 miliar saja.
Saat ini pihak KPU kota Sukabumi terus berkomunikasi dengan KPU provinsi Jawa Barat. Ini dilakukan sebagai bagian persiapan dari Pemilukada bersama dan upaya menghindari kemungkinan miskomunikasi, terutama menyangkut anggaran dan berbagi peraturan baru. (Laporan Permadhi)
• VIVAnews
0 Responses to “Pemilukada Serentak Jabar Hemat 40% Anggaran”
Post a Comment