5:23 AM

Putri Bungsu Sultan Nyantri Jelang Akad Nikah

VIVAnews - Jelang akad nikah putri bungsu Sri Sultan Hameng Kubuwono X, Raja Ngayoyakarta Hadiningrat, GKR Bendara atau Nur Astuti Wijareni dengan KPH Yudanegara atau Achmad Ubaidillah, kedua mempelai melakukan ritual "Nyantri" untuk menyiapkan fisik dan batiniah.

"Jelang akad nikah temanten, putri harus nyantri. Dari Kraton Kulon (kediaman Sultan), kemudian di pindah ke tempat nyantri sebagai tempat acara di Bangsal Sekar Kedaton, kata GBPH Joyo Kusumo di komplek Kraton Yogyakarta, Sabtu 15 Oktober 2011.

Begitu juga, dia menambahkan, dengan temanten putra (mempelai laki-laki), beserta keluarganya harus nyantri atau tinggal di Kraton sampai acara pernikahan selesai. "Selama nyantri, kedua mempelai melakukan persiapan fisik maupun batiniah," ujarnya.

GKR Pembayun, putri sulung Sultan atau kakak mempelai putri menambahkan, nyantri itu adalah prosesi bagi mempelai untuk menenangkan diri. "Nyantri itu adalah saatnya kita menenangkan diri, tidak boleh ketemu dengan calon mempelai laki-laki," kata dia.

"Proses untuk menyongsong persiapan besoknya akad nikah", lanjutnya.

Pembayun menuturkan, prosesi nyantri untuk mempelai putri kali ini cuma sehari. "Sekarang cuma sehari. Kalau dulu, tiga hari sekarang diringkas jadi sehari," ujarnya.

Sementara itu, kata dia, nyantri merupakan persiapan supaya mempelai bisa lebih tenang, untuk menjaga kondisi fisik, dan pikirannya lebih kondusif. (Laporan: Erick Tanjung | Yogyakarta, umi)

• VIVAnews


0 Responses to “Putri Bungsu Sultan Nyantri Jelang Akad Nikah”

Post a Comment