12:52 PM

Mangkir, Direktur Bukaka Akan Dipanggil Paksa

VIVAnews - Direktur Operasional PT Bukaka Teknik Utama, Sofiah Balfas sudah dua kali mangkir dari panggilan kepolisian. Sikap tidak kooperatif itu membuat polisi berencana memanggil paksa yang bersangkutan.

"Iya (dipanggil paksa). Nanti kami lihat daripada kepentingan penyidik," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution, saat ditemui di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat 9 Desember 2011.

Saat ini kepolisian memilih menjalankan prosedur pemanggilan saksi. Karena pada prinsipnya, Direktur PT Bukaka itu diundang sebagai saksi.

"Nantinya kalau sudah ada bahan dan alat buktinya, kami akan sampai pada penetapan tersangka," kata mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Anti-Teror Mabes Polri.

Saud menambahkan, saat ini polisi belum dapat mempublikasikan seluruh rangkaian penyelidikan ke publik. "Nantinya, pada saat yang tepat kami akan publikasikan, bila mana sudah mengarah pada tersangka dan sudah lengkap keseluruhan," kata dia.

PT Bukaka Teknik Utama Tbk yang ditunjuk melakukan perawatan jembatan, sudah menjawab tudingan ini. Menurut Presiden Direktur Bukaka, Irsal Kamarauddin, saat jembatan ambruk mereka sama sekali belum melangsungkan pekerjaan pemeliharaan dan baru sebatas tahap persiapan.

"Bukan membela diri, pada saat kami sedang melakukan persiapan, belum memulai perawatan, jembatan itu ambruk,” kata Irsal Kamaruddin.  Selengkapnya SOROT 164: Jembatan Kutai, Dosa Siapa.

Jembatan sepanjang 710 meter itu ambruk pada Sabtu petang 26 November 2011. Sebanyak 20 orang tewas akibat ambruknya jembatan yang baru berusia 10 tahun itu. Sekitar 19 orang lainnya masih dalam pencarian. Hingga kini diduga kuat masih ada sekitar 13 lebih mobil tenggelam dan belum berhasil diangkat. (umi)

• VIVAnews


0 Responses to “Mangkir, Direktur Bukaka Akan Dipanggil Paksa”

Post a Comment