Pemerintah Akan Santuni Keluarga 3 TKI Tewas
VIVAnews - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan santunan kepada keluarga tiga Tenaga Kerja Indonesia yang tewas di Malaysia beberapa waktu lalu. Ketiganya, Herman (34), Abdul Kadir Jaelani (25), dan Mad Noor (28) tewas ditembak Polisi Diraja Malaysia karena dicurigai akan merampok.
"Kami akan memberikan bantuan, bisa dalam bentuk materi maupun bantuan hukum," katanya usai Diskusi 'Mengurus TKI Setengah Hati' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 28 April 2012.
Tene mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan pengacara di Malaysia untuk membantu proses hukum dalam kasus tersebut. Selain itu, Kemenlu juga telah mengirimkan tim investigasi ke Malaysia untuk menyelidiki tindakan brutal Kepolisian Malaysia tersebut.
"Pihak Malaysia memberikan akses yang baik untuk (tim investigasi) bertemu semua pihak yang ingin ditemui. Dari pihak kepolisian Malaysia sudah buat tim untuk membuat langkah-langkah apakah penembakan itu sesuai protap atau tidak," terangnya.
Terkait dengan lambatnya respon KBRI di Malaysia, apakah karena faktor anggaran? Tene enggan memberikan keterangan lebih jauh. Ia mengaku tidak hapal berapa anggaran untuk mereka.
Selain itu, Tene menambahkan, jumlah pegawai KBRI di Malaysia yang terbatas sedangkan jumlah TKI jutaan juga tidak dapat menjadi faktor lambatnya mereka dalam menangani persoalan TKI.
"Banyaknya jumlah pegawai KBRI bukanlah sebuah jaminan akan semakin baik dalam menangani TKI di Malaysia, begitu pula sebaliknya," tuturnya. (eh)
0 Responses to “Pemerintah Akan Santuni Keluarga 3 TKI Tewas”
Post a Comment