Calon Mantu Sultan Sulit Bicara Jawa Halus
VIVAnews - Calon mantu Sri Sultan Hamengku Buwono X, Raja Kraton Yogyakarta, Ubaidillah yang bergelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara, mengaku kesulitan membaca ijab qabul. Apalagi diucapkan dengan bahasa Jawa halus Kraton.
Ubaidillah akan mempersunting putri Sultan, GKRj Wijareni atau yang lebih dikenal dengan Jeng Reni, pada Selasa 18 Oktober 2011.
"Saya kesulitan dengan intonasinya, kalau membacanya aja kan gampang, seperti medok-medoknya itu, apalagi itu kan bahasa Jawa halus," kata Ubaidillah, di komplek Kraton Yogyakarta, Jumat 14 Oktober 2011.
Ubai mengatakan, jelang akad nikah dirinya memanfaatkan waktu luang untuk belajar membaca ijab qabul berbahasa Jawa tersebut. Supaya pada hari akadnya lancar dan tidak menjadi masalah.
"Saya masih belajar intonasinya (ijab qabul berbahasa Jawa halus) karena bahasa Jawa-nya itu kan halus. Jadi saya banyak bertanya pada Jeng Reni (calon istrinya) dan Kanjeng Ratu (GKR Hemas)," ujarnya. "Kalau lagi diem tidak ada kerjaan, saya baca, saya hafalin."
Sementara itu, kata Ubai, Ibunya berpesan supaya dirinya lebih bertanggung jawab setelah menjadi kepala keluarga nanti. (Laporan: Erick Tanjung | Yogyakarta, umi)
View the original article here
0 Responses to “Calon Mantu Sultan Sulit Bicara Jawa Halus”
Post a Comment