3 Warga Tewas Tersapu Lahar Dingin Gamalama
VIVAnews - Hujan deras yang mengguyur Kota Ternate, Provinsi Maluku selama lebih dari tiga jam memicu banjir lahar dingin dari sisa material vulkanik Gunung Gamalama, Selasa 27 Desember 2011 malam. Akibatnya, 3 warga tewas akibat terseret lahar dingin.
"Ketiga korban adalah satu keluarga dari Kelurahan Tobu, Ternate Utara," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Maluku Utara, Arif Armain, saat dihubungi VIVAnews.com, Rabu 28 Desember 2011. Tiga korban tewas itu adalah Iskandar Kasim (38 tahun), Galang Iskandar (8), dan Iga (10).
Selain korban tewas, banjir lahar dingin itu juga menyebabkan lima warga menderita luka-luka. Dan saat ini mereka dirawat di RSUD Ternate. Selain itu ribuan warga juga mengungsi.
Arif menjelaskan, banjir lahar dingin ini juga menyapu 10 rumah penduduk di Kelurahan Tobu. "Pagi ini kami akan verifikasi ulang jumlah kerusakan dan korban akibat banjir ini," ujarnya.
Menurut Arif, pihaknya dan Gubernur Maluku Utara sudah menyalurkan bantuan kepada para korban dan pengungsi. Bantuan berupa tikar, tenda, dan makanan. "Dan sampai tadi malam tidak ada masalah dalam penyaluran bantuan ini," ujarnya.
Soal potensi banjir lahar dingin pernah diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. "Potensi banjir lahar dingin semakin meningkat seiring bertambahnya curah hujan," kata dia.
Masyarakat diimbau menjauhi Kawasan Rawan Bencana III dan II dari ancaman guguran lava dan awan panas. Ancaman lahar dingin ini berada di Kawasan Rawan Bencana I.
Gunung Gamalama meletus pada 4 Desember sekitar pukul 22.25 WIB lalu. Saat letusan terjadi suasana di Maluku Utara sedang hujan dan mati listrik. Meski demikian, tidak ada laporan kerugian materi akibat letusan gunung ini.
Letusan itu sempat membuat jalur penerbangan komersil Manado-Ternate terganggu. Pada Minggu 11 Desember, akhirnya penerbangan Manado-Ternate kembali dibuka.
0 Responses to “3 Warga Tewas Tersapu Lahar Dingin Gamalama”
Post a Comment