Sopir Dandim Badung Ditangkap Bawa Narkoba
VIVAnews - Sersan Kepala Suryono kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Detasemen Polisi Militer Udayana. Gara-garanya, sopir Komandan Kodim (Dandim) 1611 Badung Letnan Kolonel Inf Arman Dahlan itu tertangkap tangan sedang mengambil paket yang diduga berisi sabu dan ekstasi.
Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel ARM Wing Handoko membenarkan penangkapan Serka Suryono. "Yang bersangkutan sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif Denpom Udayana," kata Wing, Sabtu 28 April 2012.
Soal dugaan kepemilikan narkoba, Wing mengaku masih terus didalami, utamanya soal keterlibatan anggotanya dengan warga sipil. Jika jaringan ini terkuak, tegas Wing, akan dilimpahkan ke pihak kepolisian. Namun jika Serka Suryono dalam melancarkan aksinya itu tak terkait dengan warga sipil, maka pihak Denpom Udayana yang lebih berwenang mengadili.
Penangkapan Suryono bermula perburuan yang dilakukan jajaran Satuan Narkoba Polresta Denpasar pada Kamis 27 April 2012. Serka Suryono dibekuk saat hendak mengambil paket melalui Ekspres Gunung Harta di Jalan Diponegoro, Denpasar.
Saat hendak ditangkap, Serka Suryono sempat melakukan perlawanan dengan cara memukul petugas kepolisian. Serka Suryono pun berhasil sempat melarikan diri dan meninggalkan satu buah paket dalam kardus. Ia pun meninggalkan Suzuki APV dengan nomor polisi N 334 BC. Saat digeledah, isi paket dalam kardus itu terdapat 64 butir ekstasi berlogo @ berwarna krem. Polisi juga menemukan tiga paket sabu-sabu dengan total berat 5,57 gram dalam paket yang sama.
Semua barang bukti itu masih berada di tangan polisi. Denpom Udayana dan Polresta Denpasar membentuk tim bersama untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Jika ulah Serka Suryono itu terbukti, Wing memaparkan, dia terancam tindakan tegas, hingga sanksi pemecatan. (eh)
0 Responses to “Sopir Dandim Badung Ditangkap Bawa Narkoba”
Post a Comment